GUNUNGSITOLI — Selama tiga hari, terhitung sejak Senin (24/8/2026) hingga Kamis (27/8/2026), telah dilaksanakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru yang berfokus pada penguatan metode pengajaran modern, regulasi perlindungan tenaga pendidik, serta penyusunan evaluasi pembelajaran berbasis standar nasional.
Rangkaian workshop dibuka pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan fokus utama pada topik Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Bertindak sebagai narasumber, Guru SMKS Kristen BNKP, Bapak Ardilius Baewa, S.Kom., memaparkan secara praktis integrasi Pembelajaran Mendalam serta pemanfaatan KKA dalam proses pembelajaran dan asesmen. Beliau membekali para peserta dengan strategi memanfaatkan teknologi koding dan kecerdasan artifisial untuk meningkatkan interaksi belajar sekaligus menunjang proses penilaian siswa yang lebih efektif di kelas.

Pada hari kedua, Rabu, 26 Agustus 2026, materi berlanjut dengan topik Implementasi Permendikdasmen No. 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). Sesi ini menghadirkan narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Sumatera Utara, Bapak Dal Iman Notatema, S.Pd., M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman payung hukum dan jaminan keamanan kerja bagi guru dalam menjalankan tugas profesionalnya di sekolah.

Kegiatan workshop resmi ditutup pada hari ketiga, Kamis, 27 Agustus 2026, yang mengusung materi Penyusunan Soal HOTS Kontekstual di SMK serta Pemberdayaan Literasi dan Numerasi. Sesi akhir ini membekali para peserta dengan keterampilan merancang instrumen penilaian berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang relevan dengan dunia kerja, sekaligus memperkuat fondasi literasi dan numerasi siswa SMK.

Melalui penyelenggaraan workshop tiga hari ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara langsung di kelas demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, adaptif, dan berdaya saing tinggi.