GUNUNGSITOLI – Suasana upacara bendera hari Senin di SMKS Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli terasa berbeda dan penuh semangat. Mengawali pekan yang baru, seluruh siswa, guru, dan staf pegawai mengikuti upacara bendera dengan khidmat di halaman sekolah.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SMKS Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli, Dra. Riama Hia, memberikan amanat yang cukup unik namun sangat membakar semangat. Beliau mengangkat semboyan mendalam, Fructus in Altum, yang berarti berbuah di tempat yang tinggi, berbuah lebih dalam, demi meraih hasil atau buah yang terbaik.
Menariknya, Dra. Riama Hia mengaitkan filosofi tersebut dengan momen demam sepak bola yang sedang hangat, yaitu laga final Piala Dunia yang baru saja berlangsung tadi malam. Beliau menyampaikan bahwa para pemain sepak bola kelas dunia bisa mencapai babak final bukanlah karena faktor keberuntungan instan.
“Kita melihat bagaimana para pemain di final Piala Dunia tadi malam bertanding habis-habisan. Di balik performa hebat itu, ada persiapan yang matang selama bertahun-tahun, disiplin yang ketat, kerja keras, dan mental yang tidak mudah menyerah,” ujar Dra. Riama Hia dalam amanatnya.

Beliau menekankan bahwa semangat yang sama juga harus dimiliki oleh seluruh siswa SMKS BNKP Gunungsitoli. Menghadapi tantangan dunia pendidikan modern dan tuntutan kompetensi keahlian saat ini, siswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan wajib mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi “pertandingan” masa depan mereka sendiri.
“Jika para pemain bola bersiap matang demi piala, maka siswa sekalian juga harus mempersiapkan diri sejak dini demi masa depan. Belajarlah lebih dalam, asah keahlian kalian, dan kejar target setinggi mungkin,” tambahnya memotivasi.
Upacara bendera berjalan dengan lancar dan tertib. Pesan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, untuk memulai aktivitas pembelajaran di minggu ini dengan energi positif dan fokus yang baru.

